Kriteria Penilaian Kompetensi Literasi - Sgabusi Lite
"Mahir Dalam Literasi Bijak Dalam Aksi, Maksimalkan Teknologi untuk Edukasi, Tingkatkan Kualitas Diri, Didik Generasi"

Jumat, 10 Mei 2024

Kriteria Penilaian Kompetensi Literasi

Kriteria Penilaian Kompetensi Literasi

Kriteria penilaian ini dibagi menjadi empat tingkatan: Mahir, Cakap, Dasar, dan Perlu Intervensi.

Komponen yang dinilai didasarkan pada tiga aspek literasi, yaitu:

  • Konten: Kemampuan memahami isi bacaan.
  • Proses Kognitif: Cara berpikir dalam memahami dan menggunakan informasi.
  • Konteks: Kemampuan menerapkan pengetahuan dalam situasi nyata.

Berikut kriteria penilaian kompetensi literasi:

Mahir:

Konten
  • Memahami informasi tersurat dan tersirat secara detail dan akurat. 
  • Mampu mengidentifikasi ide pokok, argumen utama, dan rincian pendukung. 
  • Mampu menganalisis struktur teks dan hubungan anta ride.
Proses Kognitif
  • Menganalisis informasi secara kritis dan reflektif. 
  • Menyimpulkan informasi secara akurat dan logis.
  • Mengevaluasi kredibilitas sumber dan bias penulis.
Konteks
  • Mampu menggunakan informasi untuk memecahkan masalah dan mengambil keputusan. 
  • Mampu mengkomunikasikan pemahaman secara efektif secara lisan dan tulisan. 
  • Mampu beradaptasi dengan berbagai jenis teks dan tujuan penulis.

Cakap:

Konten
  • Memahami informasi tersurat secara jelas dan sebagian informasi tersirat. 
  • Mampu mengidentifikasi ide pokok dan sebagian rincian pendukung. 
  • Memahami struktur teks secara umum.
Proses Kognitif
  • Menganalisis informasi secara sederhana. 
  • Menyimpulkan informasi dengan cukup akurat. 
  • Mulai mengenali kredibilitas sumber.
Konteks
  • Mampu menggunakan informasi untuk menyelesaikan masalah sederhana. 
  • Mampu mengkomunikasikan pemahaman secara sederhana secara lisan dan tulisan. 
  • Mampu memahami sebagian besar jenis teks dengan bantuan.

Dasar:

Konten
  • Dengan bantuan, mampu memahami sebagian informasi tersurat. 
  • Kesulitan mengidentifikasi ide pokok dan rincian pendukung. 
  • Kesulitan memahami struktur teks.
Proses Kognitif
  • Mengalami kesulitan dalam menganalisis informasi. 
  • Menyimpulkan informasi dengan kurang akurat. 
  • Belum memahami konsep kredibilitas sumber.
Konteks
  • Dengan bantuan signifikan, mampu menggunakan informasi untuk tugas-tugas sederhana.
  • Kesulitan mengkomunikasikan pemahaman secara lisan dan tulisan. 
  • Memerlukan banyak bantuan untuk memahami berbagai jenis teks.

Perlu Intervensi

Konten
  • Memerlukan bantuan intensif untuk memahami informasi tersurat sekalipun. *
  • Tidak mampu mengidentifikasi ide pokok dan rincian pendukung. 
  • Tidak memahami struktur teks.
Proses Kognitif
  • Memerlukan bimbingan intensif untuk menganalisis informasi. 
  • Tidak bisa menyimpulkan informasi. 
  • Tidak memiliki pemahaman tentang kredibilitas sumber.
Konteks
  • Memerlukan bantuan sangat intensif untuk menggunakan informasi. 
  • Memerlukan bantuan sangat intensif untuk mengkomunikasikan pemahaman. 
  • Memerlukan bantuan sangat intensif untuk memahami berbagai jenis teks.


Program