"Kebodohan adalah penyakit yang tidak terlihat tetapi sangat merusak,"~Aristoteles - Sgabusi Lite
"Mahir Dalam Literasi Bijak Dalam Aksi, Maksimalkan Teknologi untuk Edukasi, Tingkatkan Kualitas Diri, Didik Generasi"

Sabtu, 21 September 2024

"Kebodohan adalah penyakit yang tidak terlihat tetapi sangat merusak,"~Aristoteles

 

Aristoteles menggambarkan kebodohan sebagai kondisi yg mungkin tdk langsung tampak secara fisik, tetapi memiliki dampak yg menghancurkan dalam kehidupan seseorang dan masyarakat. Dalam konteks ini, kebodohan bukan hanya ketidaktahuan, tetapi juga ketidakmampuan untuk berpikir kritis, memahami, atau menerima pengetahuan yang lebih baik.
Kebodohan diibaratkan seperti penyakit yg menyerang pikiran dan keputusan. Karena tidak terlihat secara kasat mata, banyak orang tidak menyadari dampaknya sampai sudah terlambat. Ini adalah penyakit mental yg menutup pikiran, menghalangi seseorang utk belajar dan berkembang. Ketika seseorang mengabaikan pengetahuan, menolak untuk belajar, atau merasa puas dalam ketidaktahuannya, maka dia membiarkan kebodohan menguasai hidupnya, yg pada akhirnya menghancurkan kemampuan untuk membuat keputusan yg bijak, merusak hubungan sosial, dan bahkan menghambat kemajuan masyarakat.
"Bayangkan sebuah jembatan yg memiliki retakan kecil di bawah permukaan. Dari luar, jembatan tersebut terlihat baik-baik saja, tetapi retakan kecil itu perlahan membesar karena tidak diperbaiki. Suatu saat, jembatan itu akn runtuh ketika beban terlalu berat. Kebodohan adalah seperti retakan itu—meskipun tidak terlihat jelas, ia secara perlahan merusak fondasi seseorang atau suatu komunitas, dan pada saat tertentu, dampaknya akn terasa secara besar-besaran."
Aristoteles menekankan bahwa pentingnya pendidikan, pembelajaran, dan keterbukaan pikiran. Menyadari bahwa kebodohan bisa menghancurkan kehidupan pribadi dan masyarakat, kita diingatkan untuk terus mencari pengetahuan, memperbaiki diri, dan menghindari sikap puas dengan ketidaktahuan. Seperti penyakit yang perlu diobati, kebodohan harus diatasi dengan kesadaran, belajar, berkembang, dan kemauan untuk berubah.

Program