RAPUH
Karya : Nazwa Zuarina (8.3)
Daksa itu berjalan lontai
perih pada kaki nya terasa
jalanan nan jauh itu
ia tempuh dengan kaki kecilnya
Daksa itu terhenti
menatap pintu ruangan nan kokoh
Daksa itu memberanikan diri
Masuk ke dalam tempat
yang menjadi luka nya hingga saat ini
Cacian dan teriakan penuh amarah
menyambut nya
luka nya bertambah
kini sakit tidak hanya di kaki nya
namun juga dengan hatinya
Daksa itu rapuh
hancur seketika, bagaikan
kaca tak terbentuk