IPS Kela VII | Kegiatan Ekonomi - Sgabusi Lite
"Mahir Dalam Literasi Bijak Dalam Aksi, Maksimalkan Teknologi untuk Edukasi, Tingkatkan Kualitas Diri, Didik Generasi"

Rabu, 08 Januari 2025

IPS Kela VII | Kegiatan Ekonomi

 MATERI AJAR IPS KELAS VII 

Oleh: PUTRI RAHMAYANTI, S.Pd,Gr


KEGIATAN EKONOMI
 

Manusia setiap hari melakukan kegiatan dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan. Kegiatan yang dilakukan manusia tergantung dari tujuan masing-masing individu. Kegiatan tersebut akan terus dilakukan oleh karena kebutuhan manusia semakin bertambah dengan dihadapkan pada alatpemuaskebutuhanyangterbatas. Kegiatan manusia dalam memenuhi kebutuhan disebut kegiatan ekonomi. Kegiatan ekonomi dalam sehari-hari terdiri atas produksi, distribusi, dan konsumsi.

 

 

 

 

 

           

          Kegiatan produksi                                      Kegiatan distribusi                         Kegiatan konsumsi

                   Padi                                                             beras                                               nasi

 

 

 

 

1.      Kegiatan Ekonomi Produksi

 

Produksi adalah kegiatan menghasilkan atau meningkatkan nilai guna barang dan/atau jasa.

Tujuan dari kegiatan produksi adalah untuk menciptakan barang dan/jasa yang berguna bagi pemenuhan kebutuhan manusia dan untuk memperoleh keutungan sebesar-besarnya.

Berdasarkan  pengertian  produksi  tersebut  dapat  disimpulkan  bahwa nilai guna suatu barang akan bertambah bila barang tersebut diolah lagi dan menghasilkan barang lain.Setiap barang memiliki nilai guna (utilitas) yang berbeda. Nilai guna barang/jasa dapat dikelompokkan sebagai berikut.

a.       Nilai guna bentuk (formutility) yaitu suatu barang akan memiliki nilai guna apabila telah mengalami perubahan bentuk. Contoh perubahan tersebut antara lain, kacang kedelai,akan memiliki nilai guna lebih tinggi apabila dirubah atau diolah menjadi tahu atau tempe. Perubahan nilai guna tersebut akan mempengaruhi harga dan manfaat barang tersebut. Harga dan manfaat dari tahu atau tempe lebih tinggi dibandingkan dengan kacang kedelai.

b.      Nilai guna tempat (placeutility), nilai guna suatu barang akan lebih tinggi karena perbedaan tempat. Misalnya, pasir akan bertambah nilai gunanya kalau dibawa ke toko bangunan.

c.       Nilai guna waktu (timeutility), nilai guna suatu barang akan bertambah kalau barang tersebut digunakan pada saat yang tepat. Misalnya, jaket digunakan pada saat kita kedinginan, payung kita gunakan pada saat hujan atau panas. Nilai guna barang tersebut akan bertambah kalau kita menggunakan pada saat kita membutuhkan. Seperti contoh berikut ini.

 

 

 

 

Nilai guna kepemilikan (ownership utility), nilai guna barang akan bertambah apabila barang tersebut telah berpindah kepemilikannya. Misalnya, sepatu di toko belum memiliki nilai guna dan akan memiliki nilai guna kalau sepatu tersebut dibeli oleh seseorang dan kemudian dipakainya.Nilai guna barang bukan hanya ditentukan oleh kepemilikan saja, akan tetapi dapat juga dilihat dari siapa yang memiliki. Seorang pemilik restoran akan lebih baik apabila memiliki juru masak yang terkenal.

e.    Nilai guna pelayanan, yaitu nilai guna suatu barang yang lebih tinggi apabila menggunakan pelayanan jasa tertentu. Contohnya, telepon seluler akan memiliki nilai guna pelayanan yang tinggi apabila menggunakan jasa layanan penyedia jaringan komunikasi.

Kegiatan produksi memerlukan sumber daya ekonomi atau disebut faktor produksi. Faktor produksi yang diperlukan dalam proses produksi terdiri dari faktor produksi alam, faktor produksi tenaga kerja, faktor produksi modal, dan kewirausahaan.

 

a.      Faktor Produksi Alam.

Faktor produksi alam adalah faktor produksi yang disediakan oleh alam sebagai bahan mentah atau bahan baku produksi. Faktor produksi alam terdiri atas tanah, hasil hutan, barang tambang, air, iklim, dan tenaga alam.

 

 

 

 

 

 


              Hutan                                                                            Lahan

b.      FaktorProduksiTenaga Kerja

Tenaga kerja adalah sumber daya manusia yang dapat digunakan kemampuannya untuk proses produksi.Tenaga kerja dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu sebagai berikut

a)      Tenaga kerja terdidik (skilled labour) adalah tenaga kerja yang menempuh pendidikan formal.Contoh tenaga kerja ini antara lain, dokter, guru, dan konsultan.

 

 

 

 

 


                     Manager                                         Tenaga keuangan

                  

b)      Tenaga kerja terlatih (trained labour) adalah tenaga kerja yang memiliki ketrampilan yang terlatih,seperti montir, sopir, dan penjahit.

 

 

 

 

 


                        Sopir                                                   Montir

 

c)      Tenaga kerja kerja tidak terdidik dan tidak terlatih adalah tenaga kerja yang tidak punya ketrampilan, seperti tukang sapu, tukang sampah, dan kuli bangunan

 

 

 

 

 

 


                   Tukang sapu                                        Kuli bangunan

 

c.       FaktorProduksi Modal

Modal adalah segala hasil produksi yang dibuat manusia dengan tujuan untuk menghasilkanbarang-barangataujasa-jasalain.Modal tidakhanya berupa uang tetapi bisa juga berupa barang, contoh modal; gedung, mesin, bahan mentah atau bahan baku yang digunakan dalam proses produksi

 

 

 

 

 


d.  Faktor kewirausahaan

Kewirausahaan adalah kemampuan seseorang dalam mengkobinasikan faktor-faktor produksi( alam, tenaga kerja, dan modal) dalam rangka menciptakan atau menambah nilai guna barang dan/atau jasa. Sesorang yang memiliki kemampuan ini disebut wirausaha

 

2.      Kegiatan Distribusi

 

Barang/jasa yang dihasilkan produsen tidak akan berguna jika tidak sampai ke tangan konsumen. Agar hasil produksi dapat segera digunakan masyarakat, diperlukan kegiatan distribusi. Kegiatan distribusi adalah kegiatan untuk menghasilkan barang atau jasa. Tujuan dari kegiatan distribusi adalah mempercepat proses produksi, mendorong pemerataan penyaluran hasil produksi, mempertahankan kelangsungan kegiatan distribusi, serta meningkatkan kuantitas dan kualitas hasil produksi.

 

 Untuk mencapai tujuan distribusi ada beberapa cara yang dilakukan agar barang sampai kepada konsumen. Cara tersebut antara lain sebagai berikut :

a)      Distribusi langsung adalah distribusi barang/jasa tanpa melalui perantara sehingga penyaluran langsung dari produsen kepada konsumen.Contoh: pedagang sate langsung menjual barang kepada konsumen.

b)      Distribusi semi langsung adalah sistem distribusi dari produsen kepada konsumen melalui pedagang perantara yang merupakan bagian dari produsen. Contoh: pabrik tekstil menyalurkan kainnya melalui penyalur khusus.

c)      Distribusi  tidak  langsung  adalah  sistem  distribusi  dari  produsen kepada konsumen melalui agen, grosir, pedagang kecil yang bertindak sebagai pedagang perantara

 

3.      Kegiatan Konsumsi

 

Kegiatan konsumsi umumnya dilakukan oleh rumah tangga keluarga (konsumen), perusahaan, dan negara. Melalui kegiatan konsumsi, pihak terkait akan memperoleh kepuasaan optimal. Kegiatan konsumsi adalah kegiatan untuk menggunakan, mengurangi, atau menghabiskan nilai guna barang/jasa. Dengan melakukan kegiatan konsumsi tentu dapat memenuhi kebutuhan untuk kelangsungan hidup sehari-hari.

Di dalam ilmu ekonomi pelaku konsumsi dapat dikelompokkan antara lain: rumah tangga keluarga, rumah tangga perusahaan dan rumah tangga negara.

a.      Kegiatan Ekonomi RumahTangga Keluarga

Keluarga merupakan kelompok yang sering melakukan kegiatan konsumsi.Setiap anggota keluarga mempunyai kebutuhan yang berbeda baik dilihat dari jumlah maupun ragamnya. Contoh kebutuhan anggota keluarga bisa berupa makanan dan pakaian, sedangkan kebutuhan keluarga adalah rumah, listrik ataupun telepon.

Tingkat konsumsi suatu keluarga dapat berbeda dengan keluarga lainnya. Perbedaan ini dipengaruhi faktor; pendapatan, jumlah anggota kelurga, gaya hidup, latar belakang pendidikan, atau lingkungan tempat tinggal. Setiap rumah tangga berupaya sedemikian rupa dalam upaya untuk memenuhi kebutuhan.Setiap rumah tangga sebaiknya selalu menyelaraskan antaratingkat pendapatan dengan tingkat pengeluaran. Rumah tangga keluarga sebaiknya membuat perencanaan pengeluaran dengan menyusun anggaran pendapatan dan belanja keluarga agar tidak terjadi kekurangan pembiayaan.

 

b.      Kegiatan Ekonomi RumahTangga Perusahaan

Perusahaan merupakan tempat berlangsungnya proses produksi.Pada saat memproduksi barang, perusahaan ini memerlukan bahan baku, tenaga kerja, dan modal. Pada saat perusahaan ingin menghasilkan barang atau jasa maka perusahaan menentukan bahan baku, mesin, dan jasa tenaga kerja. Perusahaan dalam hal ini bukan hanya melakukan kegiatan produksi akan tetapi juga menggunakan bahan baku, tenaga kerja dan modal dalam proses produksi.

 

c.       Kegiatan Ekonomi Negara

Pada dasarnya sama dengan perusahaan, negara bertindak sebagai produsen sekaligus sebagai konsumen.Tujuan konsumsi negara berbeda dengan rumah tangga keluarga dan perusahaan. Konsumsi negara bertujuan untuk memenuhi atau melayani kebutuhan masyarakat. Biaya yang digunakan untuk konsumsi negara berasal dari masyarakat. Negara setiap akhir tahun membuat rancangan anggaran dan belanja negara yang nantinya harus disetujui oleh DPR. Hal ini dilakukan agar pengeluaran pemerintah dapat sesuai dengan kebutuhan dari masyarakat.


Program