Semangka Emas - Sgabusi Lite
"Mahir Dalam Literasi Bijak Dalam Aksi, Maksimalkan Teknologi untuk Edukasi, Tingkatkan Kualitas Diri, Didik Generasi"

Selasa, 28 Januari 2025

Semangka Emas


Dahulu kala, di sebuah desa kecil di Kalimantan Barat, hiduplah seorang janda miskin bersama anak perempuannya yang bernama Dara. Mereka hidup sederhana dengan berkebun dan menanam berbagai tanaman, salah satunya semangka. 
Walau hidup serba kekurangan, Dara tumbuh menjadi seorang gadis yang baik hati, rajin, dan selalu membantu ibunya.

Pada suatu musim kemarau, kebun mereka tidak menghasilkan panen yang baik. Ibu Dara jatuh sakit karena kekurangan makanan, sementara Dara tetap berusaha merawat ibunya dengan penuh kasih sayang.

Suatu hari, saat Dara sedang menyiram kebun semangka, ia menemukan sebuah semangka yang tumbuh dengan ukuran sangat besar dan bersinar keemasan. Dara terkejut dan merasa ada sesuatu yang istimewa dengan semangka itu. Ia memutuskan untuk membawanya pulang.

Ketika sampai di rumah, Dara meminta izin kepada ibunya untuk memotong semangka tersebut. Begitu semangka dibelah, mereka terkejut karena di dalamnya terdapat biji-biji emas yang berkilauan. 

Dara dan ibunya merasa bersyukur dan memutuskan untuk menggunakan emas tersebut dengan bijak, seperti memperbaiki rumah, membeli bahan makanan, dan membantu tetangga-tetangga mereka yang juga hidup susah.

Namun, kabar tentang semangka emas ini tersebar ke seluruh desa. Banyak tetangga yang penasaran dan mulai datang ke kebun Dara untuk mencari semangka emas lainnya. Beberapa di antara mereka bahkan iri hati dan menuduh Dara telah menyembunyikan kekayaan.

Salah seorang tetangga yang serakah, seorang lelaki bernama Pak Daro, mencoba mencuri semangka di kebun Dara pada malam hari. Namun, saat ia memotong salah satu semangka, bukan emas yang keluar, melainkan ular berbisa yang langsung mengejarnya. Pak Daro pun ketakutan dan lari dari desa.

Dara dan ibunya terus hidup dengan rendah hati meskipun kini mereka memiliki cukup kekayaan. Mereka membagi sebagian emas kepada orang-orang miskin di desa, sehingga semua orang bisa merasakan kebahagiaan. Karena kebaikan hati mereka, Dara dan ibunya dihormati oleh seluruh penduduk desa.

Sumber:https://www.facebook.com/share/1E9SDDfdqL/

Program