Bahasa Indonesai Kelas 9 Semester 2 | Bab 2 Menuju Laut - Sgabusi Lite
"Mahir Dalam Literasi Bijak Dalam Aksi, Maksimalkan Teknologi untuk Edukasi, Tingkatkan Kualitas Diri, Didik Generasi"

Rabu, 15 Januari 2025

Bahasa Indonesai Kelas 9 Semester 2 | Bab 2 Menuju Laut

BAB II MENUJU LAUT TEKS LAPORAN TUJUAN PEMBELAJARAN Pada bab ini ananda mendapatkan wawasan tentang kekayaan laut Indonesia, memaknai teks laporan, menyimak video reportase, menulis laporan analisis visual poster, dan melaporkan hasil diskusi melalui presentasi. A. MEMAKNAI TEKS LAPORAN 1. Pengertian Teks Laporan Teks laporan adalah jenis teks yang menyajikan informasi tentang sesuatu secara objektif dan faktual. Informasi yang disajikan biasanya berdasarkan hasil pengamatan, penelitian, atau percobaan. Tujuan utama teks laporan adalah memberikan informasi yang akurat dan jelas kepada pembaca. 2. Ciri-ciri Teks Laporan:  Faktual: Berdasarkan fakta dan data yang benar-benar terjadi.  Objektif: Tidak memihak atau mengandung opini pribadi.  Sistematis: Informasi disusun secara teratur dan logis.  Spesifik: Menggunakan bahasa yang jelas dan rinci.  Generalisasi: Menyajikan informasi umum tentang suatu topik. 3. Struktur Teks Laporan:  Pendahuluan: Menjelaskan latar belakang, tujuan, dan ruang lingkup laporan.  Isi: Menyajikan data, fakta, dan hasil pengamatan secara rinci.  Penutup: Menyimpulkan hasil laporan dan memberikan saran (jika ada). 4. Cara Memaknai Teks Laporan:  Identifikasi Jenis Teks: Pastikan teks yang kamu baca adalah teks laporan.  Cari Informasi Utama: Temukan topik utama yang dibahas dalam teks.  Pahami Struktur: Perhatikan bagaimana informasi disusun dalam teks.  Analisis Isi: Cermati data, fakta, dan hasil pengamatan yang disajikan.  Buat Rangkuman: Ringkaskan informasi penting dalam teks dengan kalimatmu sendiri.  Jawab Pertanyaan: Coba jawab pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan teks. 5. Mengapa Kita Perlu Memahami Teks Laporan? Memahami teks laporan akan membantumu:  Menambah Pengetahuan: Mengetahui informasi baru tentang berbagai hal.  Mengembangkan Kritis: Menganalisis informasi secara kritis dan objektif.  Meningkatkan Kemampuan Menulis: Belajar menyusun teks laporan dengan baik.   6. Contoh teks laporan Cerita smong disampaikan kepada generasi muda termasuk anak-anak dalam berbagai kesempatan, seperti saat memanen cengkih. Nasihat-nasihat tentang kehidupan dan kisah smong juga disampaikan setelah anak-anak mengaji. Selain itu, smong juga menjadi pengantar tidur anak-anak di malam hari. Para orang tua bercerita tentang smong hingga anak-anak tidur lelap. Semua orang tua melakukan hal yang sama, hingga akhirnya smong menjadi kearifan lokal masyarakat Simeulue yang diwariskan melalui berbagai cara. Para tetua meyakini suatu saat smong akan datang lagi, walaupun mereka sangat berharap agar kejadian itu tidak pernah terulang lagi. Smong membuat seluruh dunia berdecak kagum. Semua orang mulai bertanya-tanya tentang smong. Smong mulai didiskusikan, diseminarkan, dan dipelajari. Masyarakat dunia khususnya Indonesia mulai mempelajari smong sebagai salah satu cara untuk mitigasi bencana tsunami. Kini media penyampaian smong pun bertambah. Bila dulu smong disampaikan melalui nafi-nafi, sekarang smong juga diceritakan melalui seni bertutur seperti nanga-nanga dan kesenian nandong masyarakat Simeulue. Tidak hanya itu, smong pun disenandungkan melalui lagu dan puisi. Smong merupakan kearifan lokal yang lekat dengan kehidupan masyarakat Simeulue, Aceh. Tradisi ini diceritakan secara turun-temurun kepada anak-anak dan masyarakat umum saat ada acara keluarga. Isinya tentang pertanda munculnya tsunami dan nasihat bahwa masyarakat harus segera menyelamatkan diri ke tempat yang tinggi. Hasilnya, pada saat tsunami yang dahsyat, tak banyak warga Simeulue yang menjadi korban. Mayoritas warga sudah terlebih dulu menyelamatkan diri. Kisah smong diceritakan secara turun-temurun dari generasi ke generasi melalui nafi-nafi. Nafi-nafi adalah budaya lokal masyarakat Simeulue berupa adat tutur atau cerita yang berisikan nasihat dan petuahkehidupan, termasuk smong. Para tetua dan tokoh adat menyampaikan nafi-nafi kepada kaum muda untuk menjadi pelajaran. Setelah membaca teks di atas perhatikanlah pertanyaan beserta jawaban berikut ini 1. Berdasarkan bacaan, apa tujuan Muhammad Riswan menciptakan lagu Smong? Agar masyarakat waspada dengan tsunami yang bisa datang kembali sewaktu-waktu. Agar masyarakat memiliki pengetahuan yang benar ketika menghadapi tsunami. 2. Bagaimana cara masyarakat Simeulue menjadikan smong sebagai bagian dari hidup sehari-hari? Dengan cara diceritakan kepada anak-anak menjelang tidur, menjadi lagu pengiring saat memetik cengkih, diceritakan dalam berbagai pertemuan keluarga. 3. Mengapa masyarakat dunia tertarik pada smong sebagai salah satu cara mitigasi bencana? Apakah menurut kalian mereka tidak memiliki kearifan lokal sejenis? Karena dengan pengetahuan yang dimiliki masyarakat melalui smong, jumlah korban jiwa sangat sedikit. Mungkin masyarakat lain juga memiliki kearifan lokal, tetapi kurang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. 4. Berdasarkan bacaan, apakah nafi dan nanga itu? Nafi adalah sejenis adat tutur berupa cerita atau nasihat kehidupan. Nanga-nanga adalah jenis kesenian tradisi masyarakat Simeulue. 5. Menurut ananda, pada masa kini, apakah kearifan lokal semacam smong masih penting diajarkan? Sebutkan alasan ananda. Kearifan lokal yang berisi nasihat kebaikan harus tetap dilestarikan. Ajaran leluhur akan bermanfaat jika disampaikan pada generasi muda. KEGIATAN 1 Tradisi Tabuik Tradisi Tabuik merupakan salah satu warisan budaya yang paling ikonik di Sumatera Barat, khususnya di Kota Pariaman. Perayaan tahunan ini tidak hanya menjadi bagian penting dari identitas masyarakat Pariaman, tetapi juga menarik perhatian wisatawan dari berbagai daerah. Tabuik adalah sebuah tugu atau bangunan tinggi yang terbuat dari anyaman bambu dan dihias dengan berbagai ornamen menarik. Tugu ini kemudian diarak keliling kota dalam sebuah prosesi yang sangat meriah. Asal usul tradisi Tabuik berkaitan erat dengan peristiwa sejarah Islam, yakni tragedi Karbala. Masyarakat Pariaman meyakini bahwa Tabuik melambangkan kisah tragis kematian cucu Nabi Muhammad SAW, Husain bin Ali. Perayaan Tabuik menjadi bentuk penghormatan dan belasungkawa atas peristiwa tersebut. Selain itu, Tabuik juga memiliki makna simbolis sebagai representasi dari perjuangan melawan ketidakadilan. Pembuatan Tabuik melibatkan seluruh lapisan masyarakat Pariaman. Proses ini dimulai dengan pemilihan bahan baku yang berkualitas, seperti bambu pilihan. Selanjutnya, para pengrajin akan bekerja sama membuat rangka Tabuik yang kokoh. Setelah rangka selesai, Tabuik akan dihias dengan berbagai ornamen yang indah dan berwarna-warni. Proses pembuatan Tabuik biasanya memakan waktu berbulan-bulan. Puncak acara Tabuik adalah pada saat arak-arakan tugu Tabuik keliling kota. Prosesi ini diikuti oleh ribuan masyarakat Pariaman. Selain arak-arakan, terdapat juga berbagai pertunjukan seni dan budaya lainnya, seperti tarian tradisional dan musik. Di akhir acara, tugu Tabuik akan ditanam di laut sebagai simbol pengorbanan. Tradisi Tabuik mengandung nilai-nilai luhur yang patut dijaga dan dilestarikan. Beberapa nilai tersebut antara lain: 1. Gotong royong: Proses pembuatan Tabuik melibatkan seluruh lapisan masyarakat, sehingga menumbuhkan semangat gotong royong. 2. Kesatuan: Tabuik menjadi simbol persatuan dan kesolidaran masyarakat Pariaman. 3. Keberagaman: Dalam perayaan Tabuik, berbagai suku dan agama dapat berbaur dan saling menghormati. 4. Ketahanan budaya: Tradisi Tabuik berhasil bertahan hingga saat ini, menunjukkan ketahanan budaya masyarakat Pariaman. Tradisi Tabuik menghadapi berbagai tantangan, seperti modernisasi, globalisasi, dan perubahan gaya hidup. Namun, berbagai upaya telah dilakukan untuk melestarikan tradisi ini, antara lain: 1. Pendidikan: Melalui pendidikan, generasi muda diharapkan dapat memahami dan menghargai nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi Tabuik. 2. Pengembangan pariwisata: Tradisi Tabuik dijadikan sebagai daya tarik wisata untuk menarik wisatawan domestik maupun mancanegara. 3. Penelitian: Penelitian tentang tradisi Tabuik terus dilakukan untuk mendokumentasikan dan mengembangkannya. Tradisi Tabuik telah menjadi salah satu daya tarik wisata utama di Sumatera Barat. Perayaan Tabuik tidak hanya menarik wisatawan untuk menyaksikan prosesi arak-arakan, tetapi juga untuk menikmati keindahan alam dan kekayaan budaya Pariaman. Tradisi Tabuik merupakan warisan budaya yang sangat berharga bagi masyarakat Pariaman dan Indonesia. Melalui tradisi ini, kita dapat belajar tentang sejarah, nilai-nilai luhur, dan keberagaman budaya Indonesia. Oleh karena itu, upaya pelestarian tradisi Tabuik harus terus dilakukan agar generasi mendatang dapat menikmati dan menghargai warisan budaya nenek moyang. Setelah membaca teks laporan tradisi tabuik di atas, silahkan anada jawab pertanyaan di bawah ini! 1. Apa itu Tabuik? 2. Apa asal usul tradisi Tabuik? 3. Nilai-nilai apa saja yang terkandung dalam tradisi Tabuik? 4. Bagaimana proses pembuatan Tabuik? 5. Apa puncak acara dalam perayaan Tabuik? 6. Mengapa tradisi Tabuik penting dilestarikan? 7. Apa tantangan yang dihadapi dalam pelestarian tradisi Tabuik? 8. Bagaimana cara melestarikan tradisi Tabuik? 9. Apa kontribusi tradisi Tabuik terhadap pariwisata? 10. Apa makna simbolis dari tugu Tabuik? B. MAKNA KATA Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), arti dari kosakata adalah perbendaharaan kata (vocabularies). Dalam membuat kalimat yang baik dan benar suatu bahasa, kita perlu menggunakan kosakata. Kosakata mencakup semua kata, frasa, dan ekspresi yang dapat digunakan/dipahami seseorang saat berbicara, mendengarkan, membaca, ataupun menulis. Arti dari kata dalam bahasa Indonesia tentunya perlu dipahami oleh setiap orang. Kebanyakan orang tentunya sudah memahami arti dari kata. Namun, mungkin masih belum semua orang yang memahami definisinya secara detail. Kata adalah istilah yang sudah seharusnya dipahami semua orang. Apalagi kata merupakan komponen penting dalam berkomunikasi, baik dalam komunikasi secara tertulis ataupun secara lisan atau secara langsung. Arti dari kata adalah unsur bahasa yang digunakan dalam berucap dan menulis. Kamu tentunya sudah mengenali jenis-jenis kata, seperti kata kerja, kata sifat, kata benda dan lain sebagainya. Kamu juga perlu memahami fungsinya. Arti dari kata adalah sebuah unsur bahasa yang susunannya terdiri dari kumpulan huruf atau unit yang memiliki sebuah arti, sehingga dapat berfungsi untuk membentuk kalimat, frasa, dan klausa. Arti dari kata bertujuan sebagai satuan gramatikal terkecil yang mempunyai makna serta arti, sehingga bisa disusun menjadi suatu bentuk kalimat, klausa, dan frasa. Arti dari kata sangat penting dalam bahasa karena mampu menunjukkan dan menerangkan tentang suatu benda, waktu, sifat, dan sebagainya. Memasangkan kosakata dengan artinya dalam kegiatan ini tidak sekadar menebak, tetapi merupakan langkah awal untuk membuka diskusi. Kegiatan utama yang menjadi sasaran adalah beraktivitas dengan kamus Pada teks Smong, Kearifan Lokal untuk Mitigasi Bencana beberapa teks ditandai khusus dengan menggunakan warna kuning. Beberapa teks yang ditandai antara lain tsunami, petuah,mitigasi, historis, tutur, dan cengkih Perhatikan kata-kata yang berikut dalam teks “Smong, Kearifan Lokal untuk Mitigasi Bencana”. Kata Arti Tsunami Gelombang laut dahsyat (gelombang pasang) yang terjadi karena gempa bumi atau letusan gunung api di dasar laut (biasanya terjadi di jepang dan sekitarnya) Petuah Nasihat orang alim; pelajaran (nasihat) yang baik Mitigasi Tindakan mengurangi dampak bencana Historis Berkenaan dengan sejarah; bertalian atau ada hubungannya dengan masa lampau/bersejarah Tutur Ucapan; kata; perkataan Cengkih Pohon berdaun lebat, berbunga harum, digunakan sebagai rempah-rempah KEGIATAN 2 1. Carilah arti kata di bawah ini, dan carilah pada teks Tradisi Tabuik, ananda menemukan pada paragraf dan kalimat berapa? Buatlah seperti tabel di bawah ini! Kata Arti Terdapat pada paragraf ... kalimat ... Ikonik Ornamen Proses Kokoh Simbolis Lapisan Berbaur Globalisasi Dokumentasikan Tradisi 2. Carilah sebuah teks laporan tentang kearifan lokal daerah ananda, ananda dapat meminta orang tua atau kakek dan nenek ananda menceritakan kisah-kisah yang mereka dengar pada masa kecil mereka, tulis tangan di buku latihan! C. MENYIMAK VIDEO REPORTASE Video reportase adalah kegiatan videografi yang menyajikan pemberitaan lengkap mengenai fakta dari kegiatan yang dilihat secara langsung. Reportase adalah kegiatan peliputan terencana terhadap tempat, peristiwa, situasi, dan atau kegiatan yang menarik perhatian publik. Tujuan dari reportase adalah agar khalayak bisa mengetahui kronologis kejadian dari awal hingga akhir sehingga bisa memahami proses kejadian secara lengkap. Jika kalian dapat mengakses internet, lakukan kegiatan berikut ini. 1. Carilah video dengan kata kunci “kekayaan laut Indonesia”. Pilih video dengan durasi 3—5 menit dan berkualitas gambar bagus. 2. Tonton video tersebut dan isilah tabel di atas. 3. Tuliskan alamat laman video pilihan kalian. 4. Bagikan hasil pengamatan kalian kepada teman-teman. 1. Video Sumber video : https://www.youtube.com/watch?v=_oNtWQ8DBa0 No. Aspek Jawaban 1. Topik materi yang disimak Kekayaan Laut Indonesia 2. Lokasi/nama laut yang dibahas Laut Raja Ampat 3. Kekayaan laut yang disebutkan Ikan dan tangkapan lainnya 4. Masalah yang dibahas Manfaat laut untuk kehidupan masyarakat 5. Kata yang tidak kalian pahami jargon, 6. Pernyataan yang paling menarik perhatian kalian Laut untuk Raja Ampat adalah kehidupan. Laut memberi kita hidup 7. Informasi lain yang kalian temukan 1. Laut memberi kita makan, laut menghibur kita, laut menopang perekonomian, 2. Sebelum ada pos penjagaan wilayah laut rawan dengan pemboman. 3. Tahun 1990-an laut Raja Ampat hancur. 4. Ekonomi laut yang berkelanjutan bukan jargon semata. 5. Laut adalah masa depan kita karena 73% wilayah negara kita adalah laut 6. Ikan dan hasil tangkapan lainnya adalah sumber penghidupan kita 7. Laut yang bersih dari sampah menopang sumber pangan dan mata pencaharian kita 8. Mari kelola laut secara berkelanjutan untuk kesejahteraan Indonesia 2. Teks Surga Tersembunyi di Timur Nusantara Pendahuluan Laut Banda, permata tersembunyi di timur Nusantara, adalah salah satu laut terdalam di dunia. Terletak di antara pulau Sulawesi, Maluku, dan Nusa Tenggara, laut ini menyimpan kekayaan alam yang luar biasa dan keindahan alam bawah laut yang memukau. Namun, begitu banyak potensi yang belum terungkap dari laut ini, dan berbagai tantangan mengancam kelestariannya. Lokasi dan Karakteristik Laut Banda secara geografis terletak di kawasan Wallacea, sebuah wilayah transisi antara Asia dan Australia yang memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi. Laut ini memiliki kedalaman rata-rata mencapai 7.440 meter, dengan titik terdalamnya mencapai 7.350 meter. Arus laut yang kuat dan upwelling (fenomena naiknya air laut dari kedalaman) menjadikan Laut Banda sangat produktif. Kekayaan Alam Laut Banda merupakan rumah bagi berbagai jenis biota laut, mulai dari plankton hingga mamalia laut. Terumbu karang yang sehat menjadi habitat bagi ribuan spesies ikan, moluska, dan echinodermata. Selain itu, laut ini juga menjadi tempat hidup bagi berbagai jenis paus dan lumba-lumba, seperti paus sperma dan paus pilot. Potensi perikanan di Laut Banda sangat besar, terutama untuk jenis ikan tuna dan cakalang. Potensi Sumber Daya Alam Lain Selain perikanan, Laut Banda juga memiliki potensi sumber daya alam lainnya, seperti minyak bumi dan gas alam. Namun, eksploitasi sumber daya alam ini harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak merusak ekosistem laut yang sensitif. Ancaman dan Tantangan Laut Banda menghadapi berbagai ancaman, seperti penangkapan ikan yang berlebihan, kerusakan terumbu karang akibat aktivitas manusia, pencemaran laut, dan perubahan iklim. Penangkapan ikan ilegal, penggunaan alat tangkap yang merusak, dan praktik perikanan yang tidak berkelanjutan mengancam kelestarian sumber daya ikan di laut ini. Masalah yang Perlu Diperhatikan Salah satu masalah utama yang dihadapi Laut Banda adalah kurangnya data dan informasi yang komprehensif tentang kondisi ekosistem lautnya. Hal ini menyulitkan upaya pengelolaan dan konservasi laut yang efektif. Selain itu, konflik kepentingan antara nelayan tradisional dan nelayan modern juga menjadi tantangan tersendiri. Kata yang Mungkin Tidak Dipahami • Upwelling: Fenomena naiknya air laut dari kedalaman ke permukaan, membawa serta nutrisi yang dibutuhkan oleh plankton dan organisme laut lainnya. • Echinodermata: Kelompok hewan laut tidak bertulang belakang yang memiliki kulit berduri, seperti bintang laut dan bulu babi. • Wallacea: Wilayah biogeografis yang membentang dari garis Wallace di sebelah barat hingga garis Weber di sebelah timur. Pernyataan yang Menarik Perhatian Laut Banda adalah salah satu dari sedikit tempat di dunia di mana kita masih dapat menemukan ekosistem laut yang relatif alami. Keindahan dan kekayaan alamnya yang luar biasa membuatnya menjadi laboratorium alam yang sangat berharga untuk mempelajari proses-proses ekologis di laut dalam. Informasi Tambahan Laut Banda memiliki sejarah yang panjang dan kaya. Pada masa lalu, laut ini merupakan jalur perdagangan yang penting menghubungkan berbagai wilayah di Nusantara. Beberapa pulau di Laut Banda, seperti Pulau Banda Besar, memiliki sejarah yang menarik terkait dengan perdagangan rempah-rempah. Kesimpulan Laut Banda adalah anugerah yang tak ternilai bagi Indonesia. Potensi sumber daya alamnya yang besar dan keindahan alam bawah lautnya yang memukau harus dikelola dengan bijaksana untuk kepentingan generasi sekarang dan mendatang. Upaya konservasi dan pengelolaan laut yang berkelanjutan harus menjadi prioritas utama agar Laut Banda tetap lestari. KEGIATAN 3 1. Simaklah teks laporan di bawah ini, dan tuliskan hasil pengamatan ananda pada tabel seperti contoh di atas! 2. Carilah di internet sebuat video tentang laut yang menggambarkan kekayaan laut Indonesia, dan tuliskan pengamatan anada pada tabel seperti contoh di atas! Kekayaan Alam Bawah Laut Banda Neira, Surga Tersembunyi di Maluku Banda Neira, sebuah pulau kecil di Kepulauan Banda, menyimpan pesona alam bawah laut yang luar biasa. Terkenal dengan rempah-rempahnya, terutama pala, pulau ini juga memiliki kekayaan biota laut yang sangat beragam dan menakjubkan. Kekayaan Laut Banda Neira Terumbu karang: Banda Neira memiliki keanekaragaman terumbu karang yang sangat tinggi. Dari 700 jenis karang di dunia, sekitar 432 jenis ditemukan di sini. Biota laut: Berbagai jenis ikan, moluska, dan makhluk laut lainnya hidup berdampingan di terumbu karang Banda Neira. Lamun: Tumbuhan laut ini menjadi habitat bagi banyak organisme laut dan berperan penting dalam menjaga ekosistem. Namun demikian Banda Neira tak luput dari pencemaran, seperti kerusakan terumbu karang, akibat aktivitas manusia seperti penangkapan ikan yang merusak, pencemaran, dan perubahan iklim, terumbu karang di Banda Neira mengalami kerusakan. Penangkapan ikan berlebihan, penangkapan ikan yang tidak terkendali mengancam kelestarian populasi ikan dan ekosistem laut. Pencemaran, limbah domestik dan industri dapat mencemari perairan dan merusak ekosistem laut. "Banda Neira memiliki keanekaragaman terumbu karang yang sangat tinggi. Dari 700 jenis karang di dunia, sekitar 432 jenis ditemukan di sini." Pernyataan ini menunjukkan betapa kaya dan uniknya ekosistem laut Banda Neira. Selain terumbu karang Banda Neira memiliki banyak ikon yang mamou memanjakan mata, seperti, Cagar Alam, Banda Neira telah ditetapkan sebagai Cagar Alam Taman Laut sejak 1977. Potensi wisata, keindahan alam bawah laut Banda Neira memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata bahari. Banda Neira adalah sebuah surga tersembunyi dengan kekayaan alam bawah laut yang luar biasa. Namun, keindahan ini terancam oleh berbagai masalah seperti kerusakan terumbu karang dan penangkapan ikan yang berlebihan. Oleh karena itu, perlu adanya upaya bersama untuk menjaga dan melestarikan kekayaan alam ini agar dapat dinikmati oleh generasi mendatang.   D. MENULIS LAPORAN ANALISIS VISUAL POSTER Poster adalah suatu media publikasi yang memadukan antara tulisan, gambar, atau kombinasi keduanya dengan tujuan untuk memberikan informasi kepada khalayak.bMenurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), poster adalah plakat yang dipasang di tempat umum yang bisa berupa pengumuman atau iklan. Unsur-unsur poster menjadi hal yang harus diperhatikan agar tujuan dari pembuatan poster dapat tercapai. Poster tidak hanya berfokus pada tampilan visualnya saja, tetapi juga pada pesan yang ingin disampaikan. Poster harus menarik dan jelas sehingga pembaca dapat dengan mudah memanfaatkan barang atau jasa di dalamnya. Elemen visual seperti gambar, ilustrasi, foto, atau warna merupakan bagian yang tak tergantikan dari sebuah poster. Elemen visual dalam poster memiliki peran penting dalam menarik perhatian pemirsa dan membangun suasana visual yang sesuai dengan pesan yang ingin disampaikan. Ukuran tulisan dalam poster harus besar dan mudah dilihat, sehingga pesan yang ingin disampaikan dapat dengan cepat dipahami oleh pemirsa. Selain ukuran, pemilihan jenis huruf, warna teks, dan kontras antara teks dan latar belakang juga merupakan faktor penting untuk memastikan legibilitas yang baik. Berikut ini adalah hal-hal yang perlu kalian perhatikan saat menilai poster. Langkah-langkah: 1. Lihat poster secara keseluruhan. Catat hal-hal berikut ini. a. Apakah kalian dapat menyebutkan poster tersebut kira-kira ditujukan untuk pembaca usia berapa tahun? b. Apakah gambar, warna, isi teks, dan jenis tulisan sesuai dengan pembaca usia tersebut? 2. Lihat poster dengan lebih cermat dan terperinci. a. Perhatikan teks yang tertulis pada poster meliputi informasi jelas, tanda baca dan kaidah bahasa yang lain benar, jumlah kata atau kalimat sesuai. b. Catat dengan jelas bagian yang membuat kalian mudah atau sulit memahami poster tersebut. Jangan memberikan pendapat yang bersifat umum. c. Saat menilai poster, pertimbangkan bias kalian sendiri. Bias adalah kecenderungan untuk mendukung atau menentang sesuatu karena selera atau kepentingan pribadi. Misalnya, kalian tidak suka kucing, sedangkan poster yang kalian nilai memuat gambar kucing. Kalian harus berusaha adil ketika berpendapat, ya. Perhatikan contoh berikut! Poster Pertama 1. Poster ini cocok untuk usia 12 sampai 15. karena poster tersebut menggambarkan kehidupan ikan Dugong 2. Pemilihan warna biru sesuai karena warna biru menggambarkan warna laut 3. Jenis huruf sesuai karena huruf bisa mendukung poster secara keseluruhan Ukuran huruf pada bagian detail ikan Dugong tidak sesuai karena terlalu kecil sehingga sulit dibaca. 4. Tidak terdapat kesalahan kaidah bahasa maupun informasi dalam poster. Poster Kedua 1. Gambar pada poster membantu saya memahami pesan bahwa kegiatan ini untuk anak remaja. 2. 3. Ukuran huruf terlalu kecil sehingga sulit untuk dibaca. 4. 5. Warna huruf kurang cerah karena warna dasar poster berwarna biru. 6. 7. Penggunaan kata Code of Conduct sebaiknya menggunakan arti dalam bahasa Indonesia saja. KEGIATAN 4 Peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok untuk membuat sebuah poster, setalah itu masing-masing kelompok menganalisis poster dari kelompok lain. E. MELAPORKAN HASIL DISKUSI MELALUI PRESENTASI Diskusi adalah bentuk interaksi dalam kehidupan sehari-hari. Diskusi melibatkan dua atau lebih orang untuk membahas sesuatu. Diskusi adalah cara terbaik untuk mencari solusi sebuah masalah. Diskusi adalah aktivitas yang umum dilakukan di forum baik formal maupun non-formal. Diskusi adalah proses penting dalam memahami sebuah topik. Tujuan penting diskusi adalah untuk memecahkan masalah. Melalui diskusi, seseorang bisa membongkar dan mencoba memahami sebuah masalah. Biasanya dalam diskusi, orang bertukar pikiran. Diskusi adalah aktivitas yang bisa bersifat ringan sampai berat. Diskusi bermanfaat untuk bertukar pikiran dan berlatih menyampaikan pendapat. Sebuah diskusi yang baik memiliki ciri-ciri sebagai berikut. 1. Ada moderator atau pemimpin diskusi yang mengatur giliran dan durasi peserta untuk berbicara. 2. Peserta diskusi memiliki kesempatan yang seimbang untuk berpendapat dan menyampaikan perasaannya. 3. Peserta diskusi bersedia mendengarkan secara aktif pendapat dan perasaan peserta lain. Ciri peserta diskusi yang mendengarkan secara aktif: • Tidak berbicara ketika orang lain sedang berbicara. • Menghadapkan wajah penuh perhatian pada orang yang sedang berbicara. • Memberikan dukungan atau tanggapan singkat, misalnya mengangguk atau menggeleng, atau tersenyum dan tertawa singkat ketika ada pembicaraan yang lucu. • Mampu mengulangi informasi yang disampaikan orang yang berbicara. 4. Peserta mengawali pembicaraan dengan ucapan terima kasih singkat atas kesempatan yang diberikan. 5. Ketika ada perbedaan pendapat, yang dibahas adalah materi atau topik bahasannya, bukan orang yang menyampaikannya. 6. Peserta yang hendak menyampaikan sanggahan mengawali pembicaraan dengan permintaan maaf terlebih dulu. Contoh kalimat yang dapat dipilih adalah: a. Maaf, menurut saya, pencemaran laut disebabkan oleh perilaku wisatawan, bukan penduduk setempat. b.Maaf, saya tidak sependapat. Nelayan sebaiknya dibimbing untuk menangkap ikan menggunakan teknologi modern karena .... 7. Ketika para peserta tidak bersepakat pada topik tertentu, tetap ada kesepakatan bahwa tujuan diskusi adalah menyelesaikan persoalan bersama. Ketika pengambilan suara terbanyak terpaksa dilakukan, peserta yang semula tidak sepakat harus ikut mendukung keputusan bersama. Contoh Padang Lamun Lamun merupakan satu-satunya tumbuhan berbunga yang hidup terendam di dalam laut dan beradaptasi penuh di perairan yang salinitasnya cukup tinggi atau hidup terbenam di dalam air. Lamun hidup di perairan yang dangkal dan jernih dengan sirkulasi air yang baik. Lamun dapat tumbuh di daerah pesisir dan lingkungan laut wilayah tropis dan ugahari kecuali pantai perairan kutub karena banyak tertutup es (Praptodarsono, 1999:1). Lamun memiliki banyak nama di berbagai daerah. Di Kepulauan Seribu, lamun disebut rumput pama, oseng, dan samo-samo. Di Pulau Maratua, Kalimantan Timur, lamun jenis Enhalus acoroides dikenal dengan nama rumput unas, sedangkan di Kepulauan Riau, sebutan rumput setu atau setu laut lebih terkenal daripada sebutan lamun. (www.oseanografi.lipi.go.id/) Kepala Pusat Penelitian Oseanografi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Dirhamsyah mengatakan, luas padang lamun (sea grass) Indonesia 292 ribu hektare. Jumlah luasan tersebut adalah yang tertinggi di negara-negara Asia Tenggara. Padang lamun memiliki peranan penting dalam meningkatkan hasil perikanan, menangkal polusi, dan dapat menjadi potensi pariwisata Indonesia. Yang tak kalah penting, padang lamun merupakan sumber makanan utama dugong atau duyung. Perairan laut Indonesia merupakan habitat utama dunia bagi mamalia laut ini. Sayangnya, pencemaran laut, pengerukan dan pasir di pantai mengancam keberadaan padang lamun. Apa yang dapat dilakukan generasi muda untuk menyelamatkan padang lamun? Hasil Diskusi Padang Lamun Sayangnya, pencemaran laut, pengerukan dan pasir di pantai mengancam keberadaan padang lamun. Apa yang dapat dilakukan generasi muda untuk menyelamatkan padang lamun? Menurut saya untuk menyelamatkan Padang Lamun adalah dengan cara sebagai berikut : • Perbanyak Belajar Tentang Ekosistem Laut. Kerusakan ekosistem lamun salah satunya disebabkan oleh minimnya wawasan masyarakat tentang kelestarian lingkungan. Semakin banyak mempelajari tentang masalah-masalah yang dihadapi tentang ekosistem laut di zaman modern ini, semakin tumbuh keinginan membantu memastikan kelestariannya kemudian berbagi pengetahuan itu untuk mendidik dan menginspirasi orang lain. • Menghemat Penggunaan Plastik, Karena sifatnya yang sulit terurai, sampah plastik yang dibuang ke perairan akan menetap di permukaan laut dan berkontribusi pada perusakan habitat dan membunuh puluhan ribu hewan laut setiap tahun. Oleh karena itu, salah satu hal sederhana yang dapat dilakukan untuk menjaga ekosistem lamun adalah dengan membatasi penggunaan plastik dalam kehidupan sehari-hari. • Dukung Organisasi yang Bekerja untuk Konservasi Laut. Banyak lembaga dan organisasi yang berjuang untuk melindungi habitat laut. Kalian bisa membantu dengan memberikan donasi atau menjadi sukarelawan untuk organisasi seperti WWF dan Seagrass Watch. • Mencegah Pengerukan Pasir di Pantai. Pengerukan pasir dapat Menurunkan kualitas air laut sehingga air laut menjadi lebih keruh, serta merusak ekosistem terumbu karang dan fauna yang mendiami ekosistem tersebut. KEGIATAN 5 Setelah ananda memahami ciri-ciri diskusi yang efektif, buatlah kelompok terdiri atas 3-5 orang. Bacalah kutipan laporan tentang kekayaan laut Indonesia, "Indonesia, Surga Terumbu Karang Dunia" diskusikanlah bersama anggota kelompok ananda, carilah permasalahannya dan tentukan apa yang dapat dilakukan untuk mencegahnya! Indonesia, Surga Terumbu Karang Dunia Luas lautan Indonesia meliputi 70% dari total keseluruhan luas negara. Perairan Indonesia menyimpan kekayaan terumbu karang terbaik dunia. Kelompok terumbu karang yang hidup berdampingan dengan sejenis tumbuhan alga, membentuk koloni karang yang terdiri atas ribuan hewan kecil, menjadikannya sebagai “surga” di bawah laut. Kawanan ikan beraneka warna membuatnya makin indah. Kekayaan biologi serta kejernihan airnya membuat kawasan Taman Laut Indonesia menjadi populer hingga ke mancanegara. Terumbu karang (coral reefs) merupakan salah satu ekosistem utama pesisir dan laut yang dibangun terutama oleh biota laut penghasil kapur khususnya jenis-jenis karang batu dan algae berkapur. Ekosistem ini memiliki nilai ekologis dan ekonomis yang tinggi. Selain berperan melindungi pantai dari erosi, banjir pantai, dan peristiwa perusakan lain yang diakibatkan oleh fenomena air laut, terumbu karang juga mempunyai nilai ekologis sebagai habitat, tempat mencari makanan, tempat asuhan dan tumbuh besar, serta tempat pemijahan bagi berbagai biota laut. Terumbu karang merupakan sumber protein bagi manusia lewat ikanikan yang tumbuh besar di wilayah ini. Di Indonesia, sekitar 60% protein nabati diperoleh dari ikan. Artinya, sekitar 120 juta orang bergantung pada pasokan ikan di perairan sebagai sumber pangan mereka. Terumbu karang juga menjadi sumber pendapatan sebesar 2,4 juta dolar AS dari bisnis perikanan dan 12 juta dolar AS dari bisnis pariwisata di Asia Tenggara, termasuk Pulau Komodo dan Kepulauan Raja Ampat. Ekosistem ini juga mempunyai produktivitas dan keanekaragaman jenis biota yang tinggi, sehingga terumbu karang juga dikenal sebagai laboratorium untuk ilmu ekologi dan berpotensi sebagai bahan obat-obatan, antivirus, antikanker, dll.


Program