Akan kulukis di dinding ingatan
wajah-wajah yang merangkulku disaat terjatuh
akan kusebut selalu namanya di dalam sujud pintaku
Nyatanya memang tiada harga diri
di fase terpuruk tak berdaya,
Ada yang tertawa, ada yang mengumpat. Dari seribu kawan, hanyalah tertinggal segelintir, bahkan tiada sama sekali.
Tidak akan menyalahkan, semua sudah menjadi hukum sosial yang begitu nyatanya. Namun hanya sahabat yang mempunyai kemurnian hati, yang akan terus ada menemani, ketika materi sudah tak lagi menjadi pemanis persaudaraan.
Aku rehat sejenak kawan
Tapi kupastikan dirimu
Adalah orang yang akan pertama kucari setelah semua terlewati
Sekedar mengulang kembali kejayaan yang pernah kita alami.
Jangan risau,
kapan hari itu terjadi,
aku pasti menang
Karena pejuang tetaplah pejuang
yang sudah banyak pengalaman perihal jalannya pertempuran.
Sumber: https://www.facebook.com/share/p/1BhMDe7eUx/
