IHT: Peningkatan Kompetensi Guru dalam Menerapkan Pembelajaran Mendalam - Sgabusi Lite
"Mahir Dalam Literasi Bijak Dalam Aksi, Maksimalkan Teknologi untuk Edukasi, Tingkatkan Kualitas Diri, Didik Generasi"

Sabtu, 20 September 2025

IHT: Peningkatan Kompetensi Guru dalam Menerapkan Pembelajaran Mendalam


Pada hari Sabtu yang cerah, 20 September 2025, suasana di ruang guru terasa lebih hidup dari biasanya. Seluruh guru berkumpul, bukan untuk mengoreksi tugas atau menyusun RPP, melainkan untuk mengikuti
In House Training (IHT) yang dirancang khusus untuk meningkatkan kompetensi mereka dalam menerapkan Pembelajaran Mendalam.

Acara dibuka dengan penuh semangat. Sesi pertama langsung memukau peserta dengan materi Pola Pikir Bertumbuh (Growth Mindset) yang dipandu oleh fasilitator handal, Ibu Evayeni, S.Pd. Dengan penjelasan yang interaktif, Ibu Evayeni mengajak para guru untuk merenung dan memahami bahwa kegagalan bukanlah akhir, melainkan sebuah tangga menuju keberhasilan. Ia menekankan bahwa pola pikir ini sangat penting, tidak hanya untuk diri mereka sendiri tetapi juga untuk ditularkan kepada para siswa, agar mereka tidak mudah menyerah saat menghadapi kesulitan.


Setelah jeda, sesi kedua dimulai dengan antusiasme yang sama. Kali ini, para guru diajak menyelami tiga materi inti: Konsep Pembelajaran Mendalam, Asesmen, dan Metode Pembelajaran Inkuiri. Tiga fasilitator, yaitu Ibu Nuramadani, S.S., Ibu Helmawati, S.Pd., dan Ibu Sri Wahyuni, S.Pd., secara bergantian memaparkan materi dengan lugas.

Mereka menjelaskan bahwa Pembelajaran Mendalam tidak hanya berfokus pada penguasaan materi, tetapi juga pada pengembangan enam kompetensi penting, seperti berpikir kritis dan bekerja sama. Para guru diajak berdiskusi tentang bagaimana konsep ini dapat diintegrasikan ke dalam setiap mata pelajaran.


Kemudian, pembahasan beralih ke Asesmen. Para fasilitator menekankan bahwa asesmen tidak melulu soal ujian akhir. Mereka memperkenalkan berbagai jenis asesmen yang lebih autentik, seperti portofolio, yang mampu mengukur pemahaman siswa secara lebih menyeluruh.


Sebagai penutup, sesi ini memperkenalkan Metode Pembelajaran Inkuiri. Para guru diajari bagaimana cara merancang pembelajaran yang memancing rasa ingin tahu siswa, dimulai dari mengajukan pertanyaan, hingga membimbing mereka menemukan jawaban sendiri. 


IHT ini ditutup dengan senyuman dan wajah penuh inspirasi. Para guru pulang dengan bekal ilmu dan semangat baru untuk menciptakan pembelajaran yang tidak hanya sekadar mengajar, tetapi juga menginspirasi. Kegiatan ini menjadi langkah awal yang berharga bagi seluruh guru dalam mewujudkan pendidikan yang lebih bermakna di sekolah. 


Program