Merajut Tradisi, Membangun Generasi: Pelatihan Adat Minangkabau di SMP Negeri 3 Payakumbuh
Suasana pagi di SMP Negeri 3 Payakumbuh pada hari Kamis, 11 September 2025, terasa berbeda. Musala Al-Hilal yang biasanya hanya ramai saat waktu salat kini dipenuhi oleh 40 siswa kelas 8 yang duduk rapi. Mereka bukan sedang mengikuti pelajaran agama biasa, melainkan sesi istimewa yang menjadi bagian dari rangkaian empat pertemuan edukasi adat Minangkabau.
Acara ini terselenggara berkat kolaborasi erat antara Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kota Payakumbuh dengan Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam melestarikan budaya lokal di kalangan generasi muda.
Sesi pertama dibuka dengan hangat oleh Ibu Afrina Hanum, seorang Bundo Kanduang yang anggun. Dengan penuh kelembutan, ia mengajak para siswa menyelami materi tentang Sistem Kekerabatan Minangkabau. Sesi ini berlangsung dari pukul 08.00 hingga 09.30 WIB. Ia menjelaskan betapa uniknya peran perempuan dalam silsilah keluarga, yang menjadi kunci pewaris adat dan harta pusaka. Para siswa mendengarkan dengan saksama, sesekali mengangguk tanda mengerti, seolah sedang membuka lembaran baru dari sejarah mereka sendiri.
Kegiatan ini berakhir dengan kesan mendalam. Para siswa tidak hanya mendapatkan ilmu baru, tetapi juga merasakan kehangatan dan kearifan para narasumber. Pengalaman ini menjadi pengingat bagi mereka bahwa kekayaan budaya adalah warisan berharga yang harus terus dijaga dan dilestarikan.
Jadwal Lengkap Pelatihan
Sebagai bagian dari komitmen untuk memperkuat pemahaman siswa, kegiatan ini akan berlanjut dengan jadwal sebagai berikut:
Kamis, 18 September 2025
08.00-09.30: Materi "Dasar-dasar Adat MK" oleh Yulfian Azrial.
10.00-11.30: Materi "Alua Sambah" oleh Amriul Dt. Karayiang.
Kamis, 25 September 2025
08.00-09.30: Materi "Sumbang 12" oleh Afrina Hanum.
Kamis, 02 Oktober 2025
08.00-09.30: Materi "Sagalo 4" oleh Amriul Dt. Karayiang.

