Kegiatan perawatan tanaman merupakan implementasi nyata dari program Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS) yang dilakukan secara kolaboratif oleh kader Adiwiyata Pokja Pembibitan, Pemeliharaan, dan Penanaman Pohon dan para pembimbing di SMP Negeri 3 Payakumbuh.
Pada hari Selasa, 2 Desember 2025, kawasan sekolah dipenuhi dengan aktivitas pemeliharaan preventif. Fokus utama kegiatan hari itu adalah pemupukan dan pemangkasan tanaman pot yang tersebar di area koridor dan halaman sekolah.
Kader Adiwiyata terlihat bergotong-royong melakukan pemupukan pada tanaman hias berdaun lebar (seperti Dieffenbachia) yang menyejukkan koridor sekolah, serta pada pohon-pohon kecil dalam pot besar di halaman. Mereka dengan cermat memberikan nutrisi tambahan untuk menjamin kesuburan tanaman.
Di saat yang sama, Pembina PBLHS memimpin sesi pemangkasan pada deretan tanaman hias berbunga (Bougainvillea). Dengan menggunakan gunting pangkas, mereka memotong ranting secara terstruktur, sebuah langkah penting untuk merangsang tunas baru, mengontrol bentuk tanaman, dan memaksimalkan potensi pembungaan. Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga estetika lingkungan sekolah sekaligus memberikan contoh praktik perawatan tanaman yang benar kepada para kader.
Melanjutkan komitmen PBLHS, kegiatan berlanjut pada hari Rabu, 3 Desember 2025, dengan fokus utama pada perawatan dan pembersihan di greenhouse sekolah.
Tiga siswi kader Adiwiyata tampak serius di dalam sarana pembibitan dan pemeliharaan yang beratap paranet tersebut. Mereka merawat koleksi penting sekolah, seperti tanaman lidah buaya (Aloe vera) yang ditata rapi dalam barisan wadah. Selain perawatan tanaman, salah seorang kader terlihat menyapu dan membersihkan lantai greenhouse, menegaskan budaya menjaga kebersihan area kerja.
Aktivitas ini menegaskan bahwa greenhouse tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan tanaman, tetapi juga sebagai laboratorium hidup bagi kader PBLHS untuk mempraktikkan manajemen kebun mini, memastikan semua bibit dan koleksi tanaman tumbuh sehat dan bebas dari gulma.
Kesimpulan:
Rangkaian kegiatan selama dua hari ini merupakan bukti nyata bahwa SMP Negeri 3 Payakumbuh melaksanakan program PBLHS secara konsisten. Kolaborasi antara kader dan pembimbing dalam merawat tanaman di berbagai lokasi – mulai dari koridor hingga greenhouse – adalah upaya strategis untuk menciptakan lingkungan sekolah yang tidak hanya asri (Hijau) tetapi juga menumbuhkan karakter siswa yang peduli dan berbudaya lingkungan.


