MATERI 11: CAMPURAN
Pendahuluan
Capaian Pembelajaran
Pada akhir fase D ini, peserta didik mampu melakukan klasifikasi makhluk hidup dan benda berdasarkan karakteristik yang diamati, mengidentifikasi sifat dan karakteristik zat, membedakan perubahan fisik dan kimia serta memisahkan campuran sederhana.
Tujuan Pembelajaran
Peserta didik mampu melakukan klasifikasi dan memisahkan campuran sederhana.
Pemahaman Bermakna
- Menjelaskan konsep tentang campuran.
- Menjelaskan jenis campuran berdasarkan sifat fisiknya.
- Mengidentifikasi jenis campuran berdasarkan data percobaan.
Apa itu Campuran?
Di sekitar kita banyak zat-zat berbentuk campuran yang terdiri dari dua atau lebih zat dan tidak membentuk zat yang baru. Inilah yang membedakan antara campuran dan senyawa, meski secara fisik terlihat berbeda dengan zat penyusunnya. Namun, campuran bisa dipisahkan menjadi zat-zat penyusun dengan metode yang tepat, tanpa harus melakukan perubahan kimia pada campurannya. Sifat campuran sama dengan sifat zat-zat pembentuknya, misalnya larutan gula yang dibuat bisa membawa sifat air dan juga sifat gula.
Contoh campuran disekitar kita adalah setumpuk sampah yang ada di rumahmu. Campuran ini berasal dari berbagai zat yang berkumpul menjadi satu kesatuan yang akan dipisahkan berdasar jenisnya. Selain sampah, udara yang kalian hirup sehari-hari bisa berupa campuran dari berbagai gas yang ada di alam yang akan masuk ke dalam tubuh lewat hidung.
Ketika ingin membuat kopi, kita akan mencampur serbuk kopi, gula, dan juga air panas lalu mengaduknya. Menghasilkan secangkir kopi yang manis dan panas. Dalam ilmu kimia, kopi yang dihasilkan tersebut disebut dengan zat campuran. Zat campuran adalah zat yang terdiri dari dua atau lebih zat yang tercampur tanpa membentuk zat baru.
Jenis Campuran: Homogen
Zat campuran berdasarkan sifatnya terbagi menjadi dua yaitu: campuran homogen dan campuran heterogen.
1. Campuran Homogen
Homogen berasal dari bahasa Yunani “homos” yang berarti sama sehingga secara harfiah homogen adalah campuran yang terlihat sama. Komposisi campuran homogen adalah seragam dalam seluruh campurannya karena hanya terdiri dari satu fase. Campuran homogen akan terdiri dari dua atau lebih zat yang tercampur menjadi satu fase dan tidak terlihat terpisah satu sama lain atau yang dikenal dengan larutan.
Larutan adalah jenis campuran yang paling mudah dikenali dan terbentuk dari zat yang dilarutkan ke dalam zat pelarutnya. Dalam larutan gula, gula bisa larut dalam air sehingga air disebut sebagai zat pelarut gula. Larutan tidak hanya terbentuk dari zat padat yang dilarutkan dalam zat cair. Larutan juga dapat dibentuk dengan melarutkan zat cair ke dalam zat cair, atau zat gas ke dalam zat cair. Air soda adalah larutan yang terdiri atas gula, perasa, pewarna, dan gas karbondioksida dengan pelarut air.
Massa larutan merupakan jumlah dari massa zat terlarut dan pelarutnya. Suatu larutan dikatakan sebagai larutan encer jika jumlah zat terlarutnya sedikit. Namun, jika zat terlarut terus ditambah maka larutannya akan berubah jadi larutan pekat. Zat terlarut yang terus ditambahkan sampai ke titik tertentu sampai zat pelarut tidak bisa lagi melarutkannya maka larutannya disebut dengan larutan jenuh.
Contoh campuran homogen yang paling akrab dengan manusia adalah udara. Udara tidak hanya terdiri dari oksigen, melainkan campuran dari gas karbon dioksida dan nitrogen. Contoh lainnya adalah air gula, air garam, sabun cair, sampo, baja, cuka, minuman ringan, air teh, dan air laut.
Jenis Campuran: Heterogen
2. Campuran Heterogen
Heterogen berasal dari bahasa Yunani “heteros” yang berarti berbeda atau lain. Campuran heterogen adalah campuran yang terdiri dari dua fase atau lebih yang membentuk suatu campuran terpisah. Menurut ukuran partikelnya, dibedakan menjadi dua yaitu:
a. Suspensi
Suspensi adalah campuran heterogen yang terdiri dari dua zat atau lebih dengan salah satu zatnya terdispersi ke zat yang lainnya. Contoh campuran heterogen yang termasuk ke dalam suspensi adalah sereal dalam susu, es dalam soda, pasir dalam air, minyak dalam air, air berlumpur, dan jus jeruk dengan bulirnya.
Pada suspensi pasir, partikel pasir lebih besar sehingga ketika diaduk terlihat ada di antara zat pelarutnya. Jika suspensi ini didiamkan selama beberapa waktu, pasir akan terpisah lagi dengan air dan membentuk endapan di dasar gelas.
b. Koloid
Campuran koloid adalah jenis campuran di antara larutan dan suspensi. Koloid adalah campuran heterogen yang terdiri dari dua zat atau lebih dengan ukuran partikel lebih kecil yaitu 1 hingga 1.000 nm. Partikelnya yang kecil membuat koloid terlihat homogen karena zat-zatnya tidak bisa dipisahkan dengan cara disaring. Namun koloid saat dilewatkan cahaya akan menyebabkan Efek Tyndall atau hamburan cahaya tampak.
Contoh koloid adalah darah makhluk hidup. Darah terlihat seperti suatu cairan kental yang homogen, padahal darah adalah campuran heterogen yang terdiri dari sel darah merah, sel darah putih, dan plasma darah. Contoh lainnya: cat, gelatin, lumpur, asap, kabut, semprotan aerosol, susu, mayonnaise, krim kocok, mentega, dan debu di udara.
LKPD - Campuran
Mata Pelajaran: IPA | Kelas/Semester: VIII / Genap | Waktu: 2 JP
Alat dan Bahan
- Gelas dan sendok untuk mengaduk
- Bahan: air, garam, gula, sirup, tepung, kopi, pasir, minyak
Langkah Kerja
- Siapkan alat dan bahan yang akan digunakan.
- Masukkanlah masing-masing bahan kedalam gelas.
- Tuangkan air ke dalam gelas yang berisi bahan-bahan tadi.
- Aduklah campuran yang ada di dalam gelas tersebut sampai tercampur rata.
- Diamkan beberapa saat dan amatilah! Tulislah hasil percobaan pada tabel.
- Analisislah campuran tersebut berdasarkan sifat dan jenisnya.
Tabel Hasil Pengamatan (Interaktif)
Ketik langsung pada kolom di bawah ini sebagai bahan latihan mandiri.
| No | Campuran | Sifat | Jenis Campuran |
|---|---|---|---|
| 1 | Air + gula | Homogen | Larutan |
| 2 | Air + kopi | ||
| 3 | Air + sirup | ||
| 4 | Air + minyak | ||
| 5 | Air + pasir | ||
| 6 | Air + tepung | ||
| 7 | Air + garam |
Tes Formatif (Kuis Interaktif)
Pilih satu jawaban yang paling tepat dengan mengklik bulatan opsi di bawah ini!
