Oleh: Putri Rahmayanti, S.Pd., Gr.
Menjadi guru adalah perjalanan panjang untuk terus belajar. Perkembangan zaman membawa banyak perubahan, termasuk dalam dunia pendidikan. Kehadiran kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) menjadi salah satu hal yang menarik untuk dipelajari dan dimanfaatkan dalam mendukung pekerjaan guru.
Menjadi guru adalah perjalanan panjang untuk terus belajar. Perkembangan zaman membawa banyak perubahan, termasuk dalam dunia pendidikan. Kehadiran kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) menjadi salah satu hal yang menarik untuk dipelajari dan dimanfaatkan dalam mendukung pekerjaan guru.
Saya, Putri Rahmayanti, bersama Vivi Alfia, menyadari bahwa kami bukanlah ahli dalam bidang AI. Kami hanyalah dua orang guru yang ingin terus belajar, mencoba hal-hal baru, dan berbagi pengalaman sederhana yang mungkin dapat memberikan manfaat bagi rekan-rekan pendidik lainnya.
Perjalanan kami mengenal dan mengeksplorasi AI semakin terbuka ketika mengikuti pelatihan Gemini Academy. Dari pengalaman tersebut, kami mulai mencoba memanfaatkan berbagai aplikasi AI untuk membantu pekerjaan guru, mulai dari mencari ide pembelajaran, menyusun bahan ajar, membuat Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), hingga merancang infografik dan desain pembelajaran yang menarik.
Dari sana, kami belajar menyusun prompt atau instruksi yang tepat agar AI dapat membantu menghasilkan sesuatu sesuai kebutuhan. Ternyata, memberikan instruksi kepada AI juga membutuhkan latihan, kreativitas, dan pemahaman terhadap apa yang ingin kita hasilkan. Hasil yang diperoleh pun tetap perlu diperiksa, disesuaikan, dan dikembangkan kembali agar benar-benar sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
Kami menyadari bahwa apa yang kami pelajari dan bagikan mungkin bukanlah sesuatu yang baru. Di luar sana, sudah banyak guru yang terbiasa menggunakan AI, bahkan mungkin jauh lebih mahir daripada kami. Berbagai materi dan cara penggunaan AI juga telah banyak dibagikan. Namun, bagi kami, belajar bukan selalu tentang menemukan sesuatu yang baru. Terkadang, mengulang kembali pengetahuan yang sudah ada, mencoba memahami hal-hal sederhana, dan berbagi pengalaman justru menjadi cara untuk terus bertumbuh.
Kami tidak ingin menempatkan diri sebagai orang yang paling memahami teknologi. Kami masih terus belajar, masih mencoba, dan masih memiliki banyak hal yang perlu dikembangkan. Namun, kami percaya bahwa berbagi tidak harus menunggu sampai menjadi ahli. Selama ada kemauan untuk belajar dan niat untuk memberikan manfaat, pengalaman sekecil apa pun tetap layak dibagikan.
Bagi kami, AI bukan untuk menggantikan guru, tetapi membantu guru berkarya dan berinovasi. Teknologi dapat mempermudah beberapa pekerjaan, membuka ide-ide baru, dan membantu guru mengembangkan kreativitas dalam menyiapkan pembelajaran. Akan tetapi, sentuhan manusia, ketulusan, kepedulian, dan kemampuan memahami karakter peserta didik tetap menjadi bagian penting yang tidak boleh dilupakan dalam pendidikan.
Melalui kegiatan berbagi praktik baik ini, kami berharap dapat saling menguatkan dan menginspirasi rekan-rekan guru untuk tidak berhenti belajar. Tidak perlu merasa tertinggal ketika belum menguasai teknologi. Kita bisa memulainya dari hal sederhana, mencoba satu demi satu, lalu mengembangkan kemampuan sesuai kebutuhan.
Saya bersama Vivi Alfia ingin terus belajar dan bertumbuh bersama. Bukan karena kami sudah menguasai semuanya, melainkan karena kami percaya bahwa proses belajar tidak pernah benar-benar selesai. Selalu ada ruang untuk memperbaiki diri, mencoba hal baru, dan berbagi kebaikan dengan sesama.
Pada akhirnya, yang terpenting bukanlah seberapa canggih teknologi yang kita gunakan atau seberapa banyak hal yang kita ketahui, melainkan bagaimana pengetahuan tersebut dapat memberikan manfaat bagi orang lain dan membantu menghadirkan pembelajaran yang lebih bermakna bagi peserta didik.
Terus belajar, terus berbagi, karena setiap ilmu akan lebih bermakna ketika bermanfaat bagi sesama. Masyaallah tabarakallah. Semoga langkah kecil ini menjadi bagian dari perjalanan kami untuk terus bertumbuh sebagai pendidik, saling menginspirasi, dan menghadirkan kebaikan bagi dunia pendidikan.
Karena sejatinya, guru yang hebat bukanlah guru yang berhenti belajar setelah mengajar, melainkan guru yang selalu bersedia belajar kembali, bahkan dari hal-hal sederhana, demi menjadi lebih baik setiap harinya. 🌻