100 Penemu Terhebat di Dunia : Aristoteles (384 – 322 M) Filsuf Terbesar Sepanjang Sejarah - Sgabusi Lite
"Mahir Dalam Literasi Bijak Dalam Aksi, Maksimalkan Teknologi untuk Edukasi, Tingkatkan Kualitas Diri, Didik Generasi"

Minggu, 26 Januari 2025

100 Penemu Terhebat di Dunia : Aristoteles (384 – 322 M) Filsuf Terbesar Sepanjang Sejarah

 



Tahukah kalian siapa Aristoteles?


Aristoteles dikenal dunia sebagai filsuf terbesar sepanjang sejarah. Ia juga dikenal sebagai seorang filsuf sekaligus saintis dan ahli pendidikan. Ia banyak menulis karya yang menjadi dasar pengembangan berbagai disiplin ilmu pengetahuan alam , metafisika, politik, dan pemerintahan.

Aristoteles lahir si Stagira Chalcidice, Thracia, Yunani Tahun 384 SM. Ayahnya seorang ahli fisika kenamaan dari Macedonia. Pada umur 17 tahun, Aristoteles pergi ke Athena untuk belajar di AKademi Plato. Kemuadian ia menjadi pengajar di Akademi Plato selama kurang lebih 20 Tahun. Aristoteles juga menjadi guru Alexander Agung(1).

Aristoteles belajar pada banyak guru. Ia belajar filsafat pada Plato. Ia juga belajar matematika dan astronomi pada Eudoxosdan Kalippos, serta retorika pada Isokrates dan Demosthenes.

Pada masa kekuasaan Alexander Agung melemah, terjadi kekacauan dan banyak cendekiawan yang dibunuh. Aristoteles hidup dalam pelarian untuk menghindari  pembunuhan seperti yang dialami Socrates, gurunya. Ia akhirnya meninggal dalam pengungsian pada tahun 322 SM.


Apa Jasanya?


Aristoteles memberikan pengaruh yang besar pada pemikiran Eropa. Ajaran filsafatnya menjadi dasar ilmu politik dan pemerintahan selama berabad-abad. Aristoteles percaya dan berpendapat bahwa bentuk politik yang ideal adalah gabungan dari bentuk demokrasi dan monarki. Beberapa karya berjudul logika (Organon), Etikanya(Nichomachean Ethnic) yang pernah ditulis dalam bidang etika dan sampai sekarang masih dibaca umum.

Sumbangan Aristotels pada ilmu kedokteran dan ilmu hewan serta ilmu-ilmu lainnya berupa buku yang berisi tidak kurang dari 500 jenis binatang dan sistem klasifikasinya yang rapi. Sistem klasifikasi ini menjadi dasar ilmu biologi yang berkembang saat ini. Ia juga mendirikan laboratorium dan museum – museum yang menjadi pusat belajar dan ilmu pengetahuan. Di biang seni, Aristoteles membuat buku tentang keindahan yang berjudul Poetike


Pesan Aritoteles


“Diri kita dibentuk dari apa yang kita lakukan berulang kali; sedangkan kesuksesan bukan merupakan usaha dan tindakan melainkan akibat dari suatu kebiasaan.”

“Barang siapa berhasil mengalahkan ketakutannya akan menjadi orang yang benar-benar bebas.”

“Orang yang paling sempurna bukanlah orang dengan otak yang sempurna, melainkan orang yang dapat mempergunakan sebaik-baiknya dari bagian otaknya yang kurang sempurna.”

“Janganlah berputus asa. Namun kalau anda sampai berada dalam keadaan putus asa, berjuanglah terus meskipun dalam keadaan putus asa.


(1) Raja Macedonia, sebuah negara di daerah timur laut Yunani. Berkuasa pada tahun 356-323 SM. Pada usia 30 tahun, dia memimpin sebuah kekaisaran terbesar pada masa sejarah kuno. daerah kekuasaannya membantang mulai dari Laut Ionia sampai pegunungan Himalaya. dia tidak pernah terkalahkan dalam pertempuran dan dianggap sebagai komandan perang terhebat sepanjang masa. Dikenal juga dengan nama Alexander The Great atau Iskandar Agung

Program