Karya: Nabila
yang isinya.
Ibu: Nak maaf ya tadi signalnya rusak
Me: Gapapa, Ibu apa kabar
Ibu: Alhamdulillah sehat nak
Malam ini aku tidur dengan
teman asramaku, sebelum tidur seperti biasa kami bercerita cerita di dalam
kamar asramaku, semuanya orang Indonesia jadi kami bisa saling mengobrol dengan
Bahasa Indonsia.
“Bil, kapan terakhir kamu
cerita sama ibumu” salah satu temanku bertanya ,” mm , bulan kemarin, soalnya
bulan kemarin kan aku masih di Indonesia. Setelah semuanya kembali ke tempat
tidur masing-masing , malam berganti pagi.
Akhirnya aku sudah 2 bulan
di Korea karna rindu ibuku, aku mencoba menelfon ibuku, ibuku tidak aktif, akhirnya
aku berfikir bahwa mungkin ibuku sibuk. Pagi berganti malam, akupun kembali
mencoba menelfon ibuku. Sama , tak ada jawaban, “nomor yang anda tuju sedang tidak
aktif.
Aku cemas takut terjadi apa-apa
kepada ibuku, namun aku tidak bisa apa-apa karena saudarakupun jauh dari ibu.
Aku mencoba menelfon ayahku namun jawabannya sama, “ nomor yang anda tuju
sedang tidak aktif.
Aku semakin takut namum
teman temanku menyemangati ku, berharap besok paginya telfon ku di angkat oleh
orangtuaku.
Keesokan harinya aku
kembali ke kampus untuk belajar/kuliah, saat belajar, aku tetap mengingat orangtuaku.
Jam 07.00 malam semua mahasiswa pulang, di depan asramaku ada satu mobil, dan ternyata itu adalah mobil orantuaku, yang datang, untuk memberi surprise, dan ternyata hari itu adalah hari ulangtahunku, hampir aku melupakan karena takut orantuaku kenapa-kenapa.
