Maukah aku beritahu suatu amalan yang bisa mendatangkan kecintaan Tuhan kepadamu?
Bila mana kamu mengerjakannya, maka Tuhan sendiri yang secara langsung membalasnya dan akan memberikan banyak hadiah kepadamu.
Amalan itu adalah puasa sunnah.
Dalam hadits Qudsi, Allah berfirman, "Dan hambaKu senantiasa mendekatkan diri kepadaKu dengan segala ibadah yang sunnah hingga Aku mencintainya." (HR al-Bukhari).
Dan hadits dari Abu Hurairah dalam ash-Shahihain, Rasulullah SAW bersabda, "Semua amal ibadah anak Adam adalah untuknya kecuali puasa, maka Ia untuk-Ku dan Aku yang akan memberikan balasannya."
Sesungguhnya puasa sunnah terbaik dan yang paling utama adalah puasa Daud.
Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW bersabda: "Puasa yang paling utama adalah puasanya Nabi Daud AS, ia berpuasa sehari dan berbuka (tidak berpuasa) sehari."
(HR. An-Nasa`i).
Oleh karena itu, puasa ini adalah sebaik² puasa yang ada disisi Allah. Puasa Daud dilaksanakan secara selang seling. Sehari berpuasa sehari tidak. Dan dalam hitungan pertahunnya adalah sebanyak separuh tahun berpuasa. Wajarlah kemudian jika Nabi SAW mengatakan kalau inilah puasa sunnah terbaik dan utama. Tidak ada lagi puasa lain yang melebihinya, saking tinggi kemuliaannya.
Banyak manfaat yang bisa didapatkan oleh orang yang mau mengerjakan puasa sunnah ini secara istiqomah.
🌷 MANFAAT PUASA DAUD
Manfaat yang bisa didapatkan bagi orang yang melaksanakan puasa Daud ini adalah :
1. Dikaruniakan pikiran yang senantiasa positif dan dijauhkan dari pikiran negatif.
2. Diberikan kemampuan untuk beribadah secara istiqomah.
3. Mendapatkan ketentraman jiwa.
4. Pribadinya terlihat lebih berwibawa.
5. Menjadi pintu datangnya rezeki yang berlimpah.
6. Dijadikan sebagai hamba Allah yang selalu bersyukur.
7. Dikaruniakan rumah tangga dan keluarga yang harmonis.
Sedangkan dari hasil studi yang dilakukan oleh para pakar ilmu pengetahuan, ditemukan bahwa banyak sekali manfaat puasa Daud terhadap kesehatan tubuh. Berdasarkan beberapa studi dan penelitian yang dilakukan oleh para ahli, ditemukan manfaat dari puasa Daud, diantaranya ;
1. Meningkatkan sistem Imune.
Menurut Riyad Albiby dan Ahmed Ekadi , berpuasa mempunyai faedah dalam meningkatkan kekebalan tubuh terhadap penyakit, karena fungsi sel limfa menunjukkan peningkatan dalam produksi sel limmfosit T.
2. Memunculkan daya tarik seseorang (khususnya bagi wanita).
Menurut Alvenia M. Fultorn, manfaat dari berpuasa adalah mampu menghasilkan kelembutan pesona dan daya pikat seseorang. Puasa disini mampu mempercantik wanita secara alami karena mampu menormalkan fungsi-fungsi kewanitaan dan membentuk tubuh menjadi lebih indah.
3. Lebih awet muda.
Menurut Dr. Yuri Nikolayev, aktivitas puasa disini mempunyai khasiat akan membuat seseorang menjadi awet muda secara fisik, mental dan spiritualnya.
4. Kesehatan mental.
Menurut Allan Cott, puasa yang dilakukan (terutama puasa Daud) memiliki khasiat / manfaat terhadap pengaruh fisik, dan mental menjadi lebih baik. Membersihkan badan, menurunkan tekanan darah dan kadar lemak. Mengendorkan ketegangan jiwa, Menajamkan fungsi indrawi, dan memperlambat proses penuaan dini.
5. Mencegah resiko penyakit jantung.
Berdasarkan pendapat Jalal Saour, dimana ketika berpuasa, dikarenakan berkurang cairan dalam tubuh, maka akan mampu menurunkan kerja jantung, dan mencegah penggumpalan darah sebagai salah satu penyebab penyakit jantung.
6. Detoksifikasi alami.
Rutinitas puasa, apalagi puasa Daud disini mempunyai fungsi sebagai detoksifikasi (mengeluarkan kotoran , racun dari dalam tubuh) , meremajakan sel-sel yang mati, dan mengganti sel-sel yang rusak dengan sel-sel yang baru.
7. Untuk kesehatan dan kecantikan kulit.
Puasa bisa berguna untuk menjadikan kulit lebih terlihat segar, sehat, lembut dan berseri alami. Hal ini dikarenakan , ketika berpuasa tubuh akan mengalami metabolisme yang tinggi, dan ketika ini terjadi setiap organ dalam tubuh akan mempunyai cadangan energi, ketika berpuasa tentunya energi tersebut akan dikeluarkan sehingga mampu menciptakan rasa lega pada organ-organ penyimpanan tersebut.
8. Meningkatkan Ketakwaan.
Bahwa puasa Daud itu tidak lain dan tidak bukan tanpa disadari bisa meningkatkan ketaqwaan kita kepada Allah SWT. Dengan mendekatkan diri kepada –Nya melalui puasa ini, maka Kita pun akan lebih terjaga dari api neraka .
9. Mengasah dan mempertajam perasaan.
Ketika kita menjalankan puasa Daud, dengan asumsi secara jangka waktu dan proses puasa Daud yang seperti itu, akan mempengaruhi perasaan kita. Percaya atau tidak, dengan menjalankan puasa Daud, perasaan kita akan semakin tajam, selalu mawas diri dan terlindung dari segala kejahatan.
10. Menambah Pengetahuan dan Ilmu mudah masuk.
Puasa Daud membuka aspek pengetahuan. Janji Allah akan memberikan pengetahuan yang tidak diduga-duga kepada orang yang melaksanakan puasa Daud. Seluruh pengetahuan berasal dari Allah, dan beruntunglah bagi mereka yang melaksanakan puasa Daud, karena Allah akan menganugerahkan ilmu yang istimewa kepadanya. Hal ini dikarenakan asumsinya dalam proses menjalankan Puasa Daud, secara waktu luang tidak akan tersia-sia dimana Ia nantinya akan berusaha mengisi waktu luang, dengan belajar dan belajar. Membaca buku dan mengasah otak atau selainnya yang lebih bermanfaat.
11. Terpelihara dari perbuatan maksiat.
Orang yang senantiasa menjalankan puasa Daud secara istiqomah dengan niat ikhlas karena Allah, niscaya akan terpelihara dari berbuat maksiat. Karena puasa menjauhkan dirinya dari perbuatan-perbuatan yang dikendalikan oleh hawa nafsu.
12. Akan memiliki sifat sabar dan tawakkal.
Orang yang menjalankan ibadah Puasa Daud niscaya akan dikaruniai oleh Allah akan rasa lapang dada, dan menerima terhadap apa saja pemberian Allah kepadanya.
13. Mampu mengendalikan emosi dan menentramkan jiwanya.
Seseorang yang istiqomah menjalankan puasa Daud, akan dimudahkan oleh Allah agar Ia senantiasa mampu menahan emosi / rasa amarah dalam dirinya dan menentramkan jiwanya jika menghadapi suatu masalah.
14. Menjadi hamba yang selalu bersyukur.
Dengan berpuasa Daud, kita akan menjadi hamba Yang lebih bersyukur, yang dalam hal ini menjaga rezeki kita, menjaga pemberian Allah SWT ,serta mampu menjadi hamba yang amanah terhadap apa yang sudah dimiliki.
Itulah manfaat² yang bisa diperoleh jika kita mau menjalani puasa Daud dengan keikhlasan, istiqomah dan niat yang baik.
Tidak mudah menjalani puasa sunnah yang seperti ini, dan tidak semua orang bisa melaksanakannya. Hanya orang² tertentu saja yang diberi kemampuan oleh Tuhan untuk bisa menjalaninya secara istiqomah.
Puasa sunnah ini sangat bagus dilakukan jika mau dan ingin mendapatkan tempat teristimewa disisi Tuhan nantinya.
Tapi bukan berarti puasa lain tidak bagus, seperti puasa Senin kamis.
Ada yang menanyakan mengapa mesti melaksanakan puasa Daud yang diamalkan oleh Nabi Daud, bukan puasa Senin Kamis milik Nabi Muhammad SAW yang adalah Nabi kita terakhir. Kita kan bukan umat dari Nabi Daud? Dan mengapa Nabi sendiri tidak melaksanakannya?
Rasulullah SAW telah menjelaskan bahwasanya puasa Daud adalah puasa sunah yang paling utama dibandingkan puasa sunah lainnya. Namun kenapa beliau tidak menjalankan puasa Daud tersebut? Hal ini dikarenakan Rasulullah SAW khawatir dengan apa yang ia kerjakan akan dianggap sebagai sesuatu yang wajib dan dapat memberatkan umatnya. Dalam Zad al-Ma'ad fi Hadyi Khairil Ibad karya Ibnu Qayyim al-Jauziyyah dijelaskan pula bahwa sebenarnya Rasulullah SAW ingin mengerjakan suatu amal namun beliau meninggalkannya hanya karena takut memberatkan umatnya.
Beliau tahu batas kemampuan dan kapasitas umatnya dalam menjalankan amal yang satu ini. Puasa yang lain saja, puasa wajib Ramadhan apalagi puasa sunnah, kadang umatnya masih berat untuk menjalaninya.
Maka jika ada dari segolongan umatnya yang mampu menjalankan puasa Daud ini, maka tentulah itu karena kecintaannya kepada Allah dan Rasulnya..
Sebagai penutup.. Ada satu hadits Qudsi yang maknanya dapat kita ketahui bahwa orang yang mendekatkan diri kepada Allah dengan memperbanyak mengerjakan ibadah sunnah, dia akan dicintai oleh Allah, dan siapa yang berhasil dicintai olehNya,maka akan selalu dibimbing oleh Allah SWT.
Hadits Qudsi itu adalah :
"Hamba-Ku senantiasa mendekatkan dirinya kepada-Ku dengan mengerjakan amal² yang sunnah, sehingga Aku cinta kepadanya. (Kalau Aku cinta kepadanya) Akulah yang menjadi pendengarannya yang dengan itu dia mendengarkan. Aku menjadi penglihatannya yang dengan itu dia melihat, dan Aku menjadi lidahnya yang dengan itu dia berkata², dan Aku menjadi kalbunya yang dengan itu dia berpikir. Dan jika dia minta kepada-Ku, Aku penuhi, dan apabila dia minta Aku beri, bila dia minta tolong kepada-Ku, Aku tolong. Dan ibadah yang lebih Ku-cintai yang dilakukan hamba-Ku ialah ibadah yang dikerjakan dengan tulus semata² untuk-Ku. " (HQR. Ath-Thabrani didalam Al-Kabir, dari Abi Umamah).
Wallahu a'lam bish showaab.
Demikianlah Wassalam Barakallah..
😊👍👌✌🌷💖
https://www.facebook.com/share/p/US1nFaNF3Dqionoz/